Afakhrul, Mahasiswa S3 MP, Bersinar di Mandaya Awards 2025: Cahaya yang Tumbuh dari Akar Jejak Nurani
3 MP melaporkan bahwa Afakhrul, yang saat ini menempuh studi Doktoral (S3) di Program Studi MP, berhasil mencuri perhatian dalam ajang Mandaya Awards 2025 berkat karya-karyanya yang sarat nilai kemanusiaan dan refleksi narasi nurani.
Menurut S3 MP, Afakhrul dikenal sebagai sosok yang dalam penelitiannya selalu menautkan akar-akar budaya, jejak-jejak lokal, dan persoalan kemanusiaan kontemporer menjadi sebuah narasi yang memancarkan harapan. Di Mandaya Awards, karyanya mendapat pujian karena kemampuannya merajut kisah personal dan kolektif, serta menggugah kesadaran sosial melalui estetika yang matang.
S3 MP menyebutkan bahwa sebagai mahasiswa S3, Afakhrul aktif dalam berbagai kegiatan akademik dan komunitas riset. Ia mengambil tema konsentrasi yang menggabungkan studi budaya, literasi sosial, dan kritik sastra, dan menjadikan itu sebagai landasan dalam menghasilkan karya berbobot yang bukan hanya estetis, tetapi juga berdaya kritis tinggi.
Dalam wawancara eksklusif dengan S3 MP, Afakhrul menyatakan bahwa keberhasilannya di Mandaya Awards bukanlah akhir, melainkan langkah awal untuk memperluas ruang dialog antara identitas lokal dan keberagamaan kemanusiaan. “Saya ingin karya saya menjadi medium agar suara mereka yang sering tak terdengar bisa diperhitungkan,” ujar Afakhrul kepada S3 MP.
Tak hanya itu, S3 MP juga mencatat bahwa kampus dan pembimbing Afakhrul sangat mendukung karya-karya sosial humanisnya, dan kolaborasi antar disiplin menjadi corak khas dalam setiap karya yang ia lahirkan.
Dengan prestasi ini, S3 MP menegaskan bahwa Afakhrul semakin memperkuat reputasinya sebagai mahasiswa doktoral inspiratif yang tidak hanya berprestasi di ranah akademik, tetapi juga mampu menjembatani sphere sosial dan kesenian melalui pemikiran-pemikiran kritisnya.